{"id":18498,"date":"2018-08-16T11:41:13","date_gmt":"2018-08-16T03:41:13","guid":{"rendered":"https:\/\/shopee.sg\/blog\/?p=18498"},"modified":"2024-10-21T11:36:31","modified_gmt":"2024-10-21T03:36:31","slug":"lifeatshopee-shopee-karir-reuni-sekolah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/shopee.sg\/blog\/lifeatshopee-shopee-karir-reuni-sekolah\/","title":{"rendered":"10 tahun kemudian: Reuni, menjadi dewasa dan saat orang biasa mengambil tindakan"},"content":{"rendered":"<p>English translation available <a href=\"https:\/\/shopee.sg\/blog\/lifeatshopee-shopee-school-reunion\/\" data-wpel-link=\"internal\" target=\"_self\" rel=\"noopener noreferrer\">here<\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bukanlah hal yang lazim mendengar cerita tentang teman lama yang bersatu kembali dalam lingkungan kantor. Pada hari cerita ini diceritakan, aku kebetulan sedang ada di Shopee Indonesia (perjalanan bisnis pertamaku!). Aku langsung tahu ini adalah cerita yang mau aku kejar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/www.linkedin.com\/in\/jessica-sihite-10019556\/?lipi=urn%3Ali%3Apage%3Ad_flagship3_feed%3Bel1A5zqlRVm8q%2BSz02nNzA%3D%3D&amp;licu=urn%3Ali%3Acontrol%3Ad_flagship3_feed-identity_welcome_message\" data-wpel-link=\"external\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow external noopener noreferrer\">Jessica Sihite<\/a> dan <a href=\"https:\/\/www.linkedin.com\/in\/jeannifer-suryajaya-40bb2339\/\" data-wpel-link=\"external\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow external noopener noreferrer\">Jeannifer Suryajaya<\/a> adalah, Internal Communications Senior Associate dan Head of Partnerships. Mereka mengenal satu dengan yang lain dari 10 tahun yang lalu di bangku SMA. Jessica pada saat itu adalah seorang murid dan Jeannifer adalah gurunya. Melalui pengalaman SMA yang penuh dengan warna, mereka berdua menemukan sinergi yang sangat unik. Berbicara dengan mereka itu terasa seperti berada di tengah-tengah seorang kakak dan adik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kita menemukan area di kantor yang sangat nyaman, lalu kita mulai membicarakan beberapa hal &#8211; pengalaman SMA (termasuk saat-saat Jessica pernah dihukum), politik, uang dan juga harga sebuah pendidikan yang baik. Kedua wanita ini juga percaya akan hal-hal yang sama bahwa sebuah hal yang kecil bisa berdampak sangat besar. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yuk lihat perbincangan kami dibawah ini!<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_18216\" aria-describedby=\"caption-attachment-18216\" style=\"width: 1863px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-18216\" src=\"https:\/\/shopee.sg\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/image2.png\" alt=\"\" width=\"1863\" height=\"1889\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-18216\" class=\"wp-caption-text\">Jeannifer (kiri) and Jessica (kanan) di acara Batik Day di SMA<\/figcaption><\/figure>\n<p><b>Jocelyn Kaylee: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Hi Jessica, aku dengar kamu panggil Jeannifer \u201cMiss Jean\u201d barusan, kok bisa?<\/span><\/p>\n<p><b>Jessica: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Haha! Jeannifer dulu adalah Teaching Assistant (TA) aku di SMA, dan kita semua panggil dia \u201cMiss Jean\u201d. Susah sih untuk merubahnya, sudah menjadi kebiasaan aku dari dulu. Teman-teman ku juga masih memanggilnya dengan panggilan yang sama kok.<\/span><\/p>\n<p><b>Jeannifer: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, kamu harus rubah lah, kan aku udah bukan TA kamu lagi, kira-kira sudah hampir 10 tahun yang lalu? Oh my goodness.<\/span><\/p>\n<p><b>Jes: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">10 tahun? Iya ya? Rasanya masih seperti kemarin saja ya, aku sembunyi di ruangan TA, dan nggak pergi ke hukuman detention. haha!<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_18227\" aria-describedby=\"caption-attachment-18227\" style=\"width: 1863px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-18227\" src=\"https:\/\/shopee.sg\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/image13-1.jpg\" alt=\"\" width=\"1863\" height=\"1397\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-18227\" class=\"wp-caption-text\">Yuk, selfie: Jessica dan teman-temannya di hari sekolah seperti biasa<\/figcaption><\/figure>\n<p><b>JK:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Tunggu dulu, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">detention<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">? Kamu memang ngapain saja?<\/span><\/p>\n<p><b>Jes: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Ah, bukan sesuatu yang menarik&#8230;<\/span><\/p>\n<p><b>Jean: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Palingan Jessica itu kena hukuman karena terlalu banyak ngomong. Dia itu lucu dan selalu ceria, tapi kadang-kadang karena terlalu banyak ngomong jadi bisa mengganggu kelas. Ya kan, Jess?<\/span><\/p>\n<p><b>Jes: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Iya bener banget! Aku inget sih, ada satu guru dulu yang bener-bener blacklist aku karena terlalu banyak ngomong di kelas. Tapi kejadiannya itu agak aneh juga, karena dia nggak menghukum aku sampai minggu depannya. Siapa coba yang seperti itu?<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_18217\" aria-describedby=\"caption-attachment-18217\" style=\"width: 1863px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-18217\" src=\"https:\/\/shopee.sg\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/image3-1.jpg\" alt=\"\" width=\"1863\" height=\"1397\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-18217\" class=\"wp-caption-text\">Jessica and teman-teman sekelasnya saat mengikuti kelas matematika extra, dalam persiapan ujian IGCSE<\/figcaption><\/figure>\n<p><b>JK: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Haha! Sepertinya kamu seseorang yang suka mencari keributan ya! Sekolah pasti rasanya seru dengan adanya kamu! Apalagi hal-hal yang suka kamu lakukan di sekolah?<\/span><\/p>\n<p><b>Jean: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Jessica itu adalah kepala gang (gang leader)<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">di grupnya.<\/span><\/p>\n<p><b>Jes: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Nggak lah, bukan! Kita itu dulu cupu banget. <\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_18221\" aria-describedby=\"caption-attachment-18221\" style=\"width: 500px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-18221\" src=\"https:\/\/shopee.sg\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/image7.png\" alt=\"\" width=\"500\" height=\"501\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-18221\" class=\"wp-caption-text\">Jeannifer sedang memberi bimbingan ke murid-muridnya<\/figcaption><\/figure>\n<p><b>Jean: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Percaya deh, beneran. Guru tuh biasanya bisa melihat itu. Kamu juga memang cupu sih. Kalian juga selalu sering MSN-messaging aku sewaktu kalian di dalam kelas. Lalu kalian juga sering ngumpet di ruang TA dan tinggal disitu untuk ngobrol lama sekali dibandingkan belajar di dalam kelas. Inget nggak, waktu itu aku harus benar-benar menyuruh kalian untuk keluar dari ruangan TA? Aku yakin, kalian sebenarnya juga tidak balik lagi ke dalam kelas. <\/span><b>\u00a0<\/b><\/p>\n<p><b>Jes: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Haha! Beberapa kelas memang agak aneh. Jujur, dulu memang aku agak susah diatur. Kita semua itu mempunyai karakter yang agak ribut, jadi memang membutuhkan kesabaran khusus untuk menghadapi kita, dan hanya beberapa guru dan TA yang bisa melakukan hal tersebut. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jeannifer itu adalah salah satu TA yang selalu ada buat kita. Dia selalu menjawab pertanyaan-pertanyaan kita di luar jam sekolah, walaupun itu sudah lewat jam kerja dia. Dia sangat menerima kita dan meluangkan waktunya untuk mendengarkan kita tanpa merendahkan ataupun menghakimi kita. Jadi, tentunya secara alami, kita menjadi dekat dengan dia.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_18229\" aria-describedby=\"caption-attachment-18229\" style=\"width: 1863px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-18229\" src=\"https:\/\/shopee.sg\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/image15.jpg\" alt=\"\" width=\"1863\" height=\"1397\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-18229\" class=\"wp-caption-text\">Hal yang selalu diingat: Jeannifer bersama dengan murid-muridnya, termasuk Jessica, di grad trip mereka di Bali.<\/figcaption><\/figure>\n<p><b>JK: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Wah itu terdengar sangat mengagumkan. Menurutmu bagaimana, Jeannifer?<\/span><\/p>\n<p><b>Jean: <\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">Well<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u2026 \u00a0itu hal yang sangat menyenangkan untuk didengar. Aku mau semua murid-muridku pada saat itu untuk lulus dan menjadi anak yang baik. Tidak sangka bahwa pengalaman mereka bersamaku itu meninggalkan kesan yang mendalam bagi mereka. Hatiku sekarang penuh dengan sukacita, karena sepertinya sekarang Jessica sudah benar-benar menjadi dewasa. <\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_18220\" aria-describedby=\"caption-attachment-18220\" style=\"width: 800px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-18220 size-full\" src=\"https:\/\/shopee.sg\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/image6.png\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"598\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-18220\" class=\"wp-caption-text\">Bertukar peran: Jeannifer sebagai murid SMA, bersama dengan kepala sekolahnya dan teman-teman Indonesia lainnya<\/figcaption><\/figure>\n<p><b>JK: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Menarik bukan, apa yang dapat dilakukan oleh waktu? Ngomong-ngomong, aku penasaran. Jessica berbicara mengenai bagaimana hanya ada beberapa guru yang memberikan fokus khusus kepadanya dan teman-temannya. Apakah kamu mempunyai pendapat lebih lanjut mengenai sistem pendidikan secara keseluruhan, apalagi karena kamu pernah menjadi guru juga?<\/span><\/p>\n<p><b>Jean: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Wah ini pertanyaan yang agak sulit. Sekarang ini, jawabanku adalah, hubungan antara pendidikan dan uang itu sungguh hal yang nyata. Walaupun\u2026 itu sangat tidak sehat dan sangat merusak sistem yang ada, ini adalah sebuah masalah yang sepertinya sulit untuk diselesaikan.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_18226\" aria-describedby=\"caption-attachment-18226\" style=\"width: 800px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-18226\" src=\"https:\/\/shopee.sg\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/image12.png\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"460\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-18226\" class=\"wp-caption-text\">Pendidikan sebagai kewajiban dan hak istimewa: Jeannifer and teman-temannya yang melewati sistem pendidikan yang nyaman dan terstruktur<\/figcaption><\/figure>\n<p><b>JK: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Hmm, sungguh menarik kamu membahas pendidikan dan uang disaat yang bersamaan. Apa hubungannya?<\/span><\/p>\n<p><b>Jean: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi begini, di sekolah dimana saya mengajar, tempat Jessica belajar, itu adalah sekolah internasional. Sekolah tersebut menuntut harga yang lebih tinggi dibandingkan dengan yang lain, tetapi itu membuat sekolah tersebut dapat memberikan kurikulum, guru-guru, infrastruktur yang lebih baik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, kebalikannya dengan sekolah lainnya, yang mungkin tidak menuntut harga yang mahal, tetapi yang mereka dapatkan hanyalah fasilitas, pelajaran dan kurikulum yang bahkan bisa dikatakan dibawah rata-rata. Pengalaman bersekolah mereka juga jauh berbeda dibandingkan dengan mereka yang bersekolah di sekolah internasional.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_18215\" aria-describedby=\"caption-attachment-18215\" style=\"width: 960px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-18215\" src=\"https:\/\/shopee.sg\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/image1-1.jpg\" alt=\"\" width=\"960\" height=\"720\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-18215\" class=\"wp-caption-text\">Pulau Miosindi, Papua: Jessica bersama dengan anak-anak lokal, yang karena sistem pendidikan yang buruk, tidak kedatangan guru selama berbulan-bulan<\/figcaption><\/figure>\n<p><b>JK: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Itu kenyataan yang sangat sedih dan pahit ya.<\/span><\/p>\n<p><b>Jean: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Betul sekali. Dan salah satu hal terbesar yang menjadi faktor utama adalah hal ini dikarenakan tidak semua keluarga bisa membayar harga sekolah yang mahal. Kecuali jika ada intervensi keuangan, seperti beasiswa atau sponsor, banyak anak-anak di status sosial ekonomi yang rendah, akan tetap berada disitu karena perkembangan intelektual yang terbatas, kurikulum yang belum di kembangkan secara benar dan yang parahnya adalah potensi yang terhambat. Ini menjadi roda kehidupan yang berputar di satu tempat untuk generasi seterusnya. Dan juga, kesenjangan pendapatan yang sangat besar di Indonesia tidak membantu. Perbedaan di tingkat pendidikan menjadi sesuatu hal yang dianggap wajar dan diwariskan ke generasi berikutnya.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_18230\" aria-describedby=\"caption-attachment-18230\" style=\"width: 960px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-18230\" src=\"https:\/\/shopee.sg\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/image16.jpg\" alt=\"\" width=\"960\" height=\"640\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-18230\" class=\"wp-caption-text\">Kampung Passo, North Sulawesi: Jessica mengajarkan beberapa lagu dan bahasa Inggris yang sederhana ke anak-anak lokal<\/figcaption><\/figure>\n<p><b>JK:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Apakah ada yang melakukan sesuatu hal mengenai ini?<\/span><\/p>\n<p><b>Jean: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Jika kamu menanyakan upaya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">top-down<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u2026 bisa dikatakan butuh waktu yang cukup lama untuk menemukan solusinya. Tetapi, aku tahu beberapa orang dan organisasi-organisasi yang mempunyai misi yang besar untuk anak-anak dan pendidikan. Upaya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">bottom-up<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> biasanya lebih bisa dilakukan di Indonesia, dan kehidupan orang dapat berubah karena tindakan orang-orang biasa.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_18228\" aria-describedby=\"caption-attachment-18228\" style=\"width: 960px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-18228\" src=\"https:\/\/shopee.sg\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/image14.jpg\" alt=\"\" width=\"960\" height=\"640\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-18228\" class=\"wp-caption-text\">Kampung Waisani, Windesi District, Papua: Jessica dan beberapa sukarelawan membawa akses pendidikan lebih dekat lagi ke anak-anak di sekolah dasar YPK Immanuel, Munggui<\/figcaption><\/figure>\n<p><b>JK: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cKehidupan orang dapat berubah karena tindakan orang-orang biasa\u201d \u2013 Aku suka itu. Apa ada hal lain yang kalian berdua ingin lakukan untuk merubah hal ini?<\/span><\/p>\n<p><b>Jes:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Ya, aku!<\/span><\/p>\n<p><b>JK: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Haha! Ok, Jes, boleh coba jelaskan. Mengapa pendidikan bagi keluarga di status sosial ekonomi yang rendah sangat penting untukmu?<\/span><\/p>\n<p><b>Jes:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Aku rasa, perjalanan misi ku yang pertama ke Yogyakarta merubah sudut pandangku. Ayahku, seorang pendeta, membawaku kesana untuk membantu mendistribusikan bantuan kepada mereka yang terkena bencana gempa. Itu kira-kira tahun 2006 dan aku berumur hampir 14 tahun. Bahkan pada saat itu, aku bisa melihat perbedaan antara aku dan yang anak-anak seumuranku. Hal yang paling mengena adalah, aku bisa membaca, tetapi sebagian dari mereka tidak bisa. Aku mau melakukan sesuatu terhadap hal tersebut, karena mungkin posisiku pada saat itu memungkinkan untuk memberi bantuan. Tak hanya itu saja, anak-anak yang kutemui, bukan hanya berada di status sosial ekonomi yang rendah, secara geografis, desa mereka berada jauh dari kota, membuat mereka tidak dapat mengakses pendidikan yang setara.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-18224\" src=\"https:\/\/shopee.sg\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/image10-1.jpg\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"600\" \/><\/p>\n<p>Lebih baik memberi daripada menerima: Jessica membagikan barang-barang distribusi ke anak-anak yang membutuhkan, bersama dengan NGO lokal, Yayasan Indonesia Sejahtera Barokah<b>JK: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Wah itu sesuatu hal yang sungguh menarik untuk diperhatikan, terutama buat seorang yang masih berumur 14 tahun. Apa yang menurutmu bisa kamu lakukan untuk masalah-masalah yang kamu lihat?<\/span><\/p>\n<p><b>Jes: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Aku mempunyai visi tersendiri, dan itu adalah untuk mendirikan NGO ku sendiri. Seperti yang Jeannifer bilang, kehidupan orang itu bisa berubah jika ada yang memperhatikan dan ada yang melakukan sesuatu. Aku melihatnya sendiri, sewaktu aku bekerja sementara di NGO <\/span><a href=\"https:\/\/indonesia.savethechildren.net\/\" data-wpel-link=\"external\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow external noopener noreferrer\"><span style=\"font-weight: 400;\">Save The Children<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Aku hanya mempunyai satu kehidupan &#8211; dan aku tidak mau membuangnya untuk hal-hal yang sementara; aku mau melihat anak-anak, terutama di Indonesia, mempunyai kesempatan untuk mendapatkan masa depan yang cerah.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_18219\" aria-describedby=\"caption-attachment-18219\" style=\"width: 960px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-18219\" src=\"https:\/\/shopee.sg\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/image5-1.jpg\" alt=\"\" width=\"960\" height=\"540\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-18219\" class=\"wp-caption-text\">Jessica bersama dengan koleganya di Dutch Embassy in Indonesia<\/figcaption><\/figure>\n<p><b>JK: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu mengagumkan. Aku senang mendengar kamu mempunyai visi itu dan melakukan sesuatu untuk mendapatkannya. Apa ada hal lain yang kamu lakukan untuk mencapai visi mu itu? <\/span><\/p>\n<p><b>Jes: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Wah, terima kasih. Ya! Setelah bekerja dengan <\/span><a href=\"https:\/\/indonesia.savethechildren.net\/\" data-wpel-link=\"external\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow external noopener noreferrer\"><span style=\"font-weight: 400;\">Save The Children<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> dan berbicara dengan beberapa orang mengenai rencanaku, aku sadar bahwa aku memerlukan koneksi yang luas. Terutama untuk menyebarkan kesadaran akan isu tersebut, berpartisipasi dalam acara-acara dan juga untuk penggalangan dana. Dengan adanya pencerahan tersebut, aku mulai bekerja di tempat dimana-mana aku dapat menemukan orang-orang tersebut &#8211; otoritas internasional seperti <\/span><a href=\"https:\/\/www.netherlandsworldwide.nl\/countries\/indonesia\/about-us\/embassy-in-jakarta\" data-wpel-link=\"external\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow external noopener noreferrer\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kedutaan Besar Kerajaan Belanda<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> dan perusahaan besar seperti <\/span><a href=\"https:\/\/careers.shopee.id\" data-wpel-link=\"external\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow external noopener noreferrer\"><span style=\"font-weight: 400;\">Shopee<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Aku juga memakai keterampilan komunikasiku supaya aku bisa menyampaikan visi dan pesan NGOku di kemudian hari.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_18218\" aria-describedby=\"caption-attachment-18218\" style=\"width: 500px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-18218\" src=\"https:\/\/shopee.sg\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/image4.png\" alt=\"\" width=\"500\" height=\"693\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-18218\" class=\"wp-caption-text\">Jalan-jalan di Bali: Jeannifer bersama kelas Jessica di acara perpisahan di Bali<\/figcaption><\/figure>\n<p><b>JK: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu telah menginspirasi ku Jessica. Jeannifer, kamu terlihat seperti sedang berpikir, apa yang kamu pikirkan?<\/span><\/p>\n<p><b>Jean:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Haha! Kamu lihat saja. Aku sedang bertanya-tanya, apa yang terjadi selama beberapa tahun belakangan ini, tiba-tiba Jessica sudah menjadi sangat dewasa, penuh dengan banyak keyakinan dan tujuan hidup. Aku senang untuk mu, Jes. <\/span><\/p>\n<p><b>Jes:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Makasih, Miss Jean\u2026 Perjalananku tapi masih panjang.<\/span><\/p>\n<p><b>Jean: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Iya, betul. Tetapi aku tetap bangga.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_18222\" aria-describedby=\"caption-attachment-18222\" style=\"width: 1280px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-18222\" src=\"https:\/\/shopee.sg\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/image8-1.jpg\" alt=\"\" width=\"1280\" height=\"853\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-18222\" class=\"wp-caption-text\">Sambutan yang hangat: Jessica merasa disambut dengan hangat dan penuh energi di hari keduanya di kantor baru, berkat kolega nya di Shopee<\/figcaption><\/figure>\n<p><b>JK: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Dapat mendengar pembicaraan seperti ini adalah salah satu alasan mengapa aku menyukai pekerjaan ku. Yuk kita rampungi saja pembicaraan ini biar kalian bisa lanjutkan obrolan kalian. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jessica, apa kamu ada beberapa pesan bagi mereka yang mempunyai visi yang hanya sekedar mimpi saja sekarang ini?<\/span><\/p>\n<p><b>Jes: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Mulai dengan mengubah mimpimu menjadi visi yang tertulis. Sewaktu kamu mengeluarkan kata \u201cmimpi\u201d dari benakmu, dan menggantikannya dengan \u201cvisi\u201d, kamu bisa melihat jalan mu dan pilihan-pilihan mu lebih jelas lagi. Bahkan jika kamu mempunyai pekerjaan full-time yang tidak secara langsung berkaitan dengan visimu, kembangkan dirimu dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">skills<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> mu di posisi itu, kamu tidak tahu itu bisa saja menjadi sesuatu hal yang berguna di masa depan. Kalau kamu benar-benar berada di pekerjaan atau posisi yang tidak dapat membantumu sama sekali, cobalah mencari pekerjaan baru yang dapat membantumu. Ambil kelas-kelas online, coba lanjutkan studimu, ubah CV mu dan berupayalah melakukan segala hal untuk membuatmu sampai ke titik yang kamu mau.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_18225\" aria-describedby=\"caption-attachment-18225\" style=\"width: 949px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-18225\" src=\"https:\/\/shopee.sg\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/image11.png\" alt=\"\" width=\"949\" height=\"504\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-18225\" class=\"wp-caption-text\">Jeannifer mengepalai tim partnership Shopee, dan memastikan hubungan yang terkelola dengan baik bersama para partner. Di foto ini ada board of directors dari BCA dan juga CEO Shopee, Chris Feng<\/figcaption><\/figure>\n<p><b>JK: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Wow. Kamu sungguh dewasa, Jessica. Aku belajar banyak dari kamu. Aku gak sabar untuk melihat NGOmu di kemudian hari! Bagaimana dengan mu, Jeannifer? Apa ada yang mau kamu katakan ke para pembaca, atau mungkin, ke murid-murid mu yang lain, yang telah mengikuti perbincangan ini sampai akhir?<\/span><\/p>\n<p><b>Jean: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Aku berharap kalian semua dalam keadaan baik. Apa yang Jessica katakan itu benar &#8211; keluarlah dan cobalah hal-hal baru. Aku secara pribadi juga mencoba berbagai macam peran dan posisi sebelum sampai pada posisi ku sekarang ini. Dan, aku masih belum selesai. Cobalah beberapa posisi, tetapi jangan menjadi \u201cpelompat\u201d. Banyak milenial sering gonta-ganti pekerjaan. Jangan lakukan hal tersebut, di setiap posisi yang kalian terima, milikilah sifat positif dan hitunglah berkat-berkatmu. Pada saat yang bersamaan, buatlah target di area-area yang kamu rasa perlu kamu kembangkan, dan tahu batasan-batasan mu sebelum kamu mencoba hal yang baru lagi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yang terutama, buatlah rencana dan bangung itu perlahan-lahan. Mengertilah bahwa sesuatu itu terjadi karena sebuah alasan, jadi kamu tidak akan patah semangat jika tidak ada perubahan di waktu yang singkat. Kerjakan lah dengan semangat, dan berilah waktu. Kamu pasti akan sampai ke tujuanmu. <\/span><\/p>\n<hr \/>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terima kasih, Jeannifer, untuk telah meyakinkan kita. Dan juga terima kasih Jessica, untuk telah berbagi saran yang sangat berguna buat kita! Ini telah menjadi perbincangan yang sangat seru. Untuk membaca lebih lanjut lagi, kalian dapat mengikuti website ini dan juga mengikuti penulis kita: Jocelyn Kaylee Neo di <\/span><a href=\"https:\/\/www.linkedin.com\/in\/jocelynkayleeneo\/\" data-wpel-link=\"external\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow external noopener noreferrer\"><span style=\"font-weight: 400;\">LinkedIn<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Sampai jumpa!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>English translation available here Bukanlah hal yang lazim mendengar cerita tentang teman lama yang bersatu kembali dalam lingkungan kantor. Pada hari cerita ini diceritakan, aku kebetulan sedang ada di Shopee Indonesia (perjalanan bisnis pertamaku!). Aku langsung tahu ini adalah cerita yang mau aku kejar. Jessica Sihite dan Jeannifer Suryajaya adalah, Internal Communications Senior Associate dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":28,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_review":[],"enable_review":"","type":"","name":"","summary":"","brand":"","sku":"","good":[],"bad":[],"score_override":"","override_value":"","rating":[],"price":[],"jnews_override_counter":[],"jnews_post_split":[],"footnotes":""},"categories":[103],"tags":[171,921,148],"class_list":["post-18498","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-lifestyle","tag-lifeatshopee","tag-shopeeid","tag-shopeesg"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.6 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>10 tahun kemudian: Reuni, menjadi dewasa dan saat orang biasa mengambil tindakan - Shopee Singapore Official Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Peringatan spoiler -- setelah satu dekade, siswa dan guru kini menjadi rekan kerja yang bekerja bersama dalam sinergi yang tiada duanya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/shopee.sg\/blog\/lifeatshopee-shopee-karir-reuni-sekolah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_GB\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"10 tahun kemudian: Reuni, menjadi dewasa dan saat orang biasa mengambil tindakan - Shopee Singapore Official Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Peringatan spoiler -- setelah satu dekade, siswa dan guru kini menjadi rekan kerja yang bekerja bersama dalam sinergi yang tiada duanya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/shopee.sg\/blog\/lifeatshopee-shopee-karir-reuni-sekolah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Shopee Singapore Official Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ShopeeSingapore\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-08-16T03:41:13+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-10-21T03:36:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/shopee.sg\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/image9-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1999\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1333\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Jessica Sihite\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Jessica Sihite\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimated reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"13 minutes\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"10 tahun kemudian: Reuni, menjadi dewasa dan saat orang biasa mengambil tindakan - Shopee Singapore Official Blog","description":"Peringatan spoiler -- setelah satu dekade, siswa dan guru kini menjadi rekan kerja yang bekerja bersama dalam sinergi yang tiada duanya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/shopee.sg\/blog\/lifeatshopee-shopee-karir-reuni-sekolah\/","og_locale":"en_GB","og_type":"article","og_title":"10 tahun kemudian: Reuni, menjadi dewasa dan saat orang biasa mengambil tindakan - Shopee Singapore Official Blog","og_description":"Peringatan spoiler -- setelah satu dekade, siswa dan guru kini menjadi rekan kerja yang bekerja bersama dalam sinergi yang tiada duanya.","og_url":"https:\/\/shopee.sg\/blog\/lifeatshopee-shopee-karir-reuni-sekolah\/","og_site_name":"Shopee Singapore Official Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ShopeeSingapore","article_published_time":"2018-08-16T03:41:13+00:00","article_modified_time":"2024-10-21T03:36:31+00:00","og_image":[{"width":1999,"height":1333,"url":"https:\/\/shopee.sg\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/image9-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Jessica Sihite","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Jessica Sihite","Estimated reading time":"13 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/shopee.sg\/blog\/lifeatshopee-shopee-karir-reuni-sekolah\/","url":"https:\/\/shopee.sg\/blog\/lifeatshopee-shopee-karir-reuni-sekolah\/","name":"10 tahun kemudian: Reuni, menjadi dewasa dan saat orang biasa mengambil tindakan - Shopee Singapore Official Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/shopee.sg\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/shopee.sg\/blog\/lifeatshopee-shopee-karir-reuni-sekolah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/shopee.sg\/blog\/lifeatshopee-shopee-karir-reuni-sekolah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/shopee.sg\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/image2.png","datePublished":"2018-08-16T03:41:13+00:00","dateModified":"2024-10-21T03:36:31+00:00","author":{"@id":"https:\/\/shopee.sg\/blog\/#\/schema\/person\/7e8ee08579897bb42ce38702ac52c4a2"},"description":"Peringatan spoiler -- setelah satu dekade, siswa dan guru kini menjadi rekan kerja yang bekerja bersama dalam sinergi yang tiada duanya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/shopee.sg\/blog\/lifeatshopee-shopee-karir-reuni-sekolah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-GB","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/shopee.sg\/blog\/lifeatshopee-shopee-karir-reuni-sekolah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-GB","@id":"https:\/\/shopee.sg\/blog\/lifeatshopee-shopee-karir-reuni-sekolah\/#primaryimage","url":"","contentUrl":""},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/shopee.sg\/blog\/lifeatshopee-shopee-karir-reuni-sekolah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/shopee.sg\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"10 tahun kemudian: Reuni, menjadi dewasa dan saat orang biasa mengambil tindakan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/shopee.sg\/blog\/#website","url":"https:\/\/shopee.sg\/blog\/","name":"Shopee Singapore Official Blog","description":"Lifestyle &amp; Shopping Recommendations by locals, for locals","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/shopee.sg\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-GB"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/shopee.sg\/blog\/#\/schema\/person\/7e8ee08579897bb42ce38702ac52c4a2","name":"Jessica Sihite","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-GB","@id":"https:\/\/shopee.sg\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/919cd3e5d0e8b92f7a3268cd8f53d82676b52f468cf6ec706cd032b5398ad112?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/919cd3e5d0e8b92f7a3268cd8f53d82676b52f468cf6ec706cd032b5398ad112?s=96&d=mm&r=g","caption":"Jessica Sihite"},"url":"https:\/\/shopee.sg\/blog\/author\/jessica-sihite\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/shopee.sg\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18498","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/shopee.sg\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/shopee.sg\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/shopee.sg\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/28"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/shopee.sg\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18498"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/shopee.sg\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18498\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":86612,"href":"https:\/\/shopee.sg\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18498\/revisions\/86612"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/shopee.sg\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18498"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/shopee.sg\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18498"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/shopee.sg\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18498"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}